Pekerjaan di bidang teknologi pangan

[ad_1]

Meningkatnya konsumerisme dan gaya hidup yang serba cepat telah meningkatkan permintaan akan makanan kemasan dan olahan. Tantangan yang dihadapi oleh sebagian besar unit pengolahan makanan saat ini adalah menghasilkan bahan makanan yang mengandung bahan kimia dan pengawet minimal dengan daya tarik yang optimal dan umur simpan yang optimal. Hal ini menyebabkan meningkatnya permintaan untuk teknisi makanan di sektor pengolahan makanan.

Teknologi pangan menjadi pilihan karir yang menguntungkan bagi orang dewasa muda yang berbakat, berkat meningkatnya permintaan akan makanan kemasan dan olahan.

Apa yang dilakukan ahli teknologi pangan?

Tugas utama seorang ahli teknologi pangan adalah memeriksa bahan mentah dan menjaga kondisi kebersihan dan sanitasi serta kualitas makanan. Mereka memeriksa makanan, melakukan tes penelitian untuk kontaminasi dan pemalsuan, dan mengesahkan nilai gizi makanan. Teknologi pangan harus merancang teknik yang lebih baik untuk pemrosesan, pengawetan, dan pengawetan makanan. Mereka juga harus menganalisis tren konsumen saat ini dan teknologi terbaru untuk mengembangkan ide produk baru.

Apa itu teknologi pangan?

Teknologi pangan adalah studi tentang produksi, penyimpanan, pengawetan, pengalengan, pengemasan dan distribusi produk makanan. Ini mencakup semua bidang pengolahan makanan dan mencakup semua jenis makanan seperti daging, buah-buahan, sayuran, biji-bijian, ikan, telur, susu, rempah-rempah, dll.

keterampilan yang dibutuhkan:

Calon ahli teknologi pangan harus memiliki kelengkungan pikiran ilmiah, kekuatan pengamatan, kecerdasan, dan minat pada kesehatan dan nutrisi. Mereka harus dapat bekerja dengan baik sebagai bagian dari tim dan harus memiliki keterampilan komunikasi yang efektif. Minat yang tulus dalam pengembangan ilmiah dan teknologi makanan dan standar kebersihan yang tinggi adalah atribut lain yang diperlukan.

Kelayakan – Kelayakan:

Kandidat yang telah mempelajari Fisika, Matematika, Kimia dan Biologi pada tingkat 10+2 dapat mengajukan permohonan masuk ke program Sertifikat dan Diploma jangka pendek di bidang Teknologi Pangan. Siswa yang telah memperoleh gelar Sarjana Fisika, Matematika, Biologi, dan Kimia atau gelar Sarjana Teknologi Pangan dapat mendaftar untuk masuk ke program MSc Teknologi Pangan. Mereka yang telah lulus dalam Ilmu Rumah Tangga, Nutrisi, Diet, dan Manajemen Hotel juga memenuhi syarat untuk studi pascasarjana di bidang Teknologi Pangan.

Pekerjaan:

Teknologi pangan dengan kualifikasi profesional memiliki banyak peluang kerja. Anda dapat menemukan pekerjaan dengan perusahaan manufaktur makanan, laboratorium penelitian makanan, hotel, restoran, lembaga pendidikan, lembaga pemerintah, dan organisasi katering. Organisasi sektor publik mempekerjakan teknisi makanan sebagai inspektur makanan atau inspektur kesehatan. Dengan pengalaman, seseorang dapat bekerja sebagai konselor independen atau ahli kesehatan di sekolah/perguruan tinggi. Sektor ini juga menawarkan peluang kewirausahaan yang signifikan dalam bentuk jaringan pengiriman yang dinamis dan layanan katering rumah.

Leave a Comment